1.
Latar Belakang
Di masa saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi sudah semakin maju. Diantaranya adalah perkembangan dunia
transportasi di perkotaaan. Namun seiring dengan kemajuannya ternyata muncul
berbagai masalah yang mungkin tak terduga sebelumnya. Masalah yang marak
terjadi saat ini adalah masalah kemacetan lalu lintas yang telah meresahkan
bagi para penggunan jalan raya.
Masalah kemacetan transportasi lalu lintas
memang sering kali terjadi di daerah-daerah perkotaan yang ada di Indonesia.
Hal itu terjadi karena konsentrasi kendaraan banyak menumpuk diarea perkotaan.
Sehingga tidak heran bila area perkotaan sering terjadi kemacetan karena
kepadatan lalu lintas. Saat ini kemacetan lalu lintas di perkotaan sudah
semakin parah. Seiring dengan berjalannya waktu kondisi kemacetan yang terjadi
di daerah perkotaan tidak semakin membaik, namun semakin memburuk.
Hal itu terjadi karena jumlah kendaraan selalu bertambah dan tidak adanya pembatasan, baik dalam lama waktu kepemilikan atau jumlah kepemilikan atas kendaraan bermotor tersebut. Apalagi saat ini, memiliki kendaraan bermotor tergolong cukup mudah. Karena banyaknya tawaran-tawaran kendaraan bermotor lama dengan harga yang cukup terjangkau, maka pengguna kendaraan bermotor akan meningkat pesat. Sehingga hal itu akan menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan lalu lintas. Ada banyak kerugian yang akan ditimbulkan bila terjadi kemacetan di jalan raya. Salah satunya adalah bahan bakar yang harus terbuang sia-sia di jalan raya.
Kendaraan yang berjalan pelan akan menghabiskan banyak bahan bakar sia-sia. Selain dengan adanya kerugian bahan bakar yang terbuang sia-sia juga akan ada kerugian waktu. Waktu yang terbuang sia-sia di jalan raya akan menurunkan tingkat produktifitas manusia, dan dampaknya akan mengganggu aktivitas ekonomi yang ada dalam suatu negara.
Berdasarkan dari permasalahan tersebut, penulis berkeinginan atau memiliki sebuah gagasan untuk membangun sebuah sistem baru beserta sistem informasi yang berbasiskan web untuk mengaturnya. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemacetan serta mempermudah pemerintah dalam pengorganisiran kendaraan bermotor disuatu kota.
2. Rumusan Masalah
Kemacetan
lalu lintas merupakan masalah serius yang harus segera diatasi. Masalah yang
akan dikaji dalam makalah ini adalah :
a. Bagaimana cara mengatasi masalah
kemacetan tranportasi lalu lintas yang berupa kepadatan kendaraan bermotor di perkotaan?
b. Bagaimana
cara membantu dan mempermudah pemerintah dalam pengorganisiran kendaraan
bermotor di Indonesia?
3.
Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan paper
ini adalah :
a. Membangun
suatu sistem baru berupa pemberian batas waktu kepemilikan suatu kendaraan
bermotor di perkotaan.
b. Membangun suatu sistem informasi
berbasis web yang dapat membantu proses pengorganisiran kendaraan bermotor di
Indonesia.
4.
Pembahasan Dalam bagian pembahasan ini akan dibahas mengenai sebab-sebab terjadinya kemacetan transportasi lalu lintas yang ada diwilayah perkotaan akibat kepadatan kendaraan bermotor. Selain itu, menyelidiki tentang bagaimana cara untuk mengatasi kemacetan transportasi lalu lintas akibat padatnya kendaraan bermotor juga perlu dilakukan untuk menemukan solusi atas kemacetan transportasi lalu lintas yang terjadi di wilayah perkotaan karna faktor tersebut.
4.1.
Sebab-Sebab
Padatnya Kendaraan Bermotor
Kemacetan
transportasi lalu lintas merupakan suatu masalah yang sering terjadi di wilayah
perkotaan. Salah satu faktor yang menjadi penyebab mengapa kemacetan
transportasi lalu lintas itu bisa terjadi adalah padat dan tidak terkendalinya
kendaraan bermotor dijalan. Adapun sebab-sebab padatnya kendaraan bermotor di
perkotaan antara lain :
1.
Adanya jumlah kendaraan yang melebihi
kapasitas jalan. Hal ini sering kali menjadi masalah yang ada di wilayah
perkotaan. Kemacetan lalu lintas terjadi karena di kota sebagai pusat kegiatan ekonomi
masyarakat. Sehingga tidak heran bila kapasitas jalan yang ada di kota tidak
bisa menampung semua kendaraan yang ada. Sehingga kemacetan pun tak bisa
dihindari.
2.
Beralihnya masyarakat dari menggunakan
transportasi umum ke transportasi pribadi. Adanya peralihan masyarakat dari
menggunakan transportasi umum ke transportasi pribadi telah memberikan
permasalahan baru bagi dunia lalu lintas. Mengapa hal itu terjadi, ada banyak
faktor yang menyebabkan masyarakat lebih memilih menggunakan trasportasi pribadi.
Diantaranya adalah karena menggunakan kendaraan pribadi dirasa lebih cepat dan
murah. Kendaraan pribadi juga lebih mudah untuk menjangkau daerah tujuan dan
Kendaraan pribadi saat ini dapat di miliki oleh siapapun dengan mudah. Namun
demikian, ketika semua orang berusaha untuk beralih menggunakan transportasi
pribadi. Tidak salah jika jalan-jalan yang ada saat ini menjadi padat dipenuhi
oleh kendaraan-kendaraan pribadi.
3. Mudahnya
memiliki suatu kendaraan bermotor. Harga kendaraan bermotor dimulai dari sekala
rendah hingga sekala besar (harga), biasanya untuk kendaraan bermotor bertipe
lama memiliki harga kendaraan yang cukup murah. Lalu, seseorang dapat memiliki
kendaraan bermotor dalam waktu yang lama, sebagai contoh, motor honda keluaran
tahun 1990 masih dapat di miliki dan digunakan oleh seseorang. Oleh karena itu,
memiliki suatu kendaraan bermotor relatif mudah di Indonesia dan bersifat tanpa
batas waktu kepemilikan, terkhususnya di daerah perkotaan. Hal tersebut menyebabkan
volume kendaraan menumpuk, dan menjadi salah satu sebab padatnya kendaraan
bermotor di daerah perkotaan.
4.2. Dampak Negatif Kemacetan lalu lintas di Perkotaan
Masalah
kemacetan lalu lintas diperkotaan telah banyak memberikan kerugian bagi
berjalannya roda ekonomi suatu negara. Tak jarang masalah-masalah kemacetan ini
selalu menjadi masalah yang menyulitkan pemerintah dalam suatu negara untuk
membuat kebijakan mengenai lalu lintas. Ada beberapa macam dampak atau akibat yang ditimbulkan dari kemacetan
transportasi lalu lintas, diantaranya yaitu :
1. Pemborosan bahan bakar kendaraan. Hal
demikian dapat terjadi karena kendaraan yang berjalan pelan akan menyita banyak
waktu dan energi.
2. Jalanan yang macet juga mudah menimbulkan
polusi udara, karena pada kecepatan rendah konsumsi energi lebih tinggi, dan
mesin tidak beroperasi pada kondisi yang optimal.
3. Akan mengganggu aktivitas ekonomi suatu
perusahaan, misalnya aktivitas pengiriman barang.
4. Menggangu
kendaraan Darurat. Seperti : Ambulan dan Pemadam Kebakaran pada saat waktu yang
genting.
Masih ada banyak kerugian yang ditimbulkan
dengan adanya kemacetan transportasi lalu lintas ini. Bahkan, ekonomi suatu
negara bisa menjadi lumpuh gara-gara masalah kemacetan lalu lintas ini.
4.3. Sistem Usulan Untuk Menanggulangi Kemacetan Transportasi Lalu Lintas
Segala
upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah sebenarnya untuk mengurangi volume
kendaraan yang ada dijalan raya. Namun apa daya karena jumlah kendaraan yang
tiap hari tidak semakin berkurang membuat masalah kemacetan lalu lintas semakin
sulit untuk diatasi. Oleh karena itu, penulis memberikan sebuah sistem usulan
di bantu dengan sebuah sistem informasi untuk pengorganisiran kendaraan
bermotor di daerah perkotaan, Berikut
penjelasan sistem usulan tersebut :
- Sistem untuk membatasi lama kepemilikan kendaraan pribadi. Hal ini menjadi perlu dilakukan karena penyebab kemacetan adalah adanya banyak kendaraan pribadi yang menumpuk. Hal ini dikarenakan mudahnya orang memperoleh kendaraan pribadi. Jika sistem untuk membatasi waktu kepemilikan kendaraan pribadi ini dapat diterapkan, maka ini akan dapat menekan angka kemacetan transportasi lalu lintas di jalan raya.
5. Kesimpulan
- Pembatasan kepemilikan kendaraan pribadi melalui lama kepemilikan suatu kendaraan berdasarkan jenis kendaraan (dalam tahun). Misal, untuk kepemilikan sepeda motor di batasi maksimal 7 tahun dari tahun motor tersebut diproduksi, setelah itu motor tersebut harus di kembalikan kepada pemerintah untuk diproduksi ulang. Hal tersebut diterapkan untuk setiap kendaraan bermotor yang di miliki oleh seseorang.
- Pemerintah menjembatani antara perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang kendaraan bermotor dengan pengguna atau masyarakat. Sehingga, pembelian kendaraan bermotor lebih terkendali.
- Membuat sistem informasi untuk pengorganisiran kendaraan bermotor berjangka waktu. Pembuatan sistem informasi tersebut bertujuan untuk membantu atau mempermudah pemerintah dalam pengorganisiran, sehingga pengorganisiran kendaraan bermotor lebih mudah dan bebas dari kesalahan. Sistem informasi tersebut mencatat data transaksi lengkap dan menentukan lama kendaraan bermotor dapat dimiliki berdasarkan sistem yang berlaku. Seorang admin (dari pemerintah) bertugas dalam mengelola sistem informasi tersebut. Sistem informasi tersebut dapat memberikan informasi kepada seseorang yang terdaftar dalam pembelian kendaraan bermotor,berupa lama kepemilikan suatu kendaraan bermotor. Dan tiap perusahaan yang menjual kendaraan bermotor harus menginputkan data pembeli dan unit yang di belinya kedalam sistem informasi.
Kemacetan
trasportasi lalu lintas merupakan masalah yang semakin lama semakin kompleks di
wilayah perkotaan. Salah satu faktor penyebab kemacetan tersebut adalah karena
jumlah kendaraan yang beredar di jalan raya semakin bertambah setiap tahunnya,
dalam hal ini jumlah kendaraan yang bertambah tidak terkontrol dan tidak di
imbangin dengan berkurangnya suatu kepemilikan suatu kendaraan. Banyak cara
yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi masalah kemacetan lalu
lintas ini. Diantanya adalah dengan mengeluarkan kebijakan pembatasan kendaraan
pribadi. Namun hal ini tidak juga mampu mengatasi masalah kemacetan lalu
lintas. Oleh karena itu, sistem usulan ini
bertujuan untuk dapat menanggulangi masalah kemacetan ini.
No comments:
Post a Comment