Sunday, November 1, 2015

Sistem Informasi Pengorganisiran Kepemilikan Kendaraan Bermotor Berjangka Waktu


1.     Latar Belakang 
Di masa saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah semakin maju. Diantaranya adalah perkembangan dunia transportasi di perkotaaan. Namun seiring dengan kemajuannya ternyata muncul berbagai masalah yang mungkin tak terduga sebelumnya. Masalah yang marak terjadi saat ini adalah masalah kemacetan lalu lintas yang telah meresahkan bagi para penggunan jalan raya.

Masalah kemacetan transportasi lalu lintas memang sering kali terjadi di daerah-daerah perkotaan yang ada di Indonesia. Hal itu terjadi karena konsentrasi kendaraan banyak menumpuk diarea perkotaan. Sehingga tidak heran bila area perkotaan sering terjadi kemacetan karena kepadatan lalu lintas. Saat ini  kemacetan lalu lintas di perkotaan sudah semakin parah. Seiring dengan berjalannya waktu kondisi kemacetan yang terjadi di daerah perkotaan tidak semakin membaik, namun semakin memburuk.

Hal itu terjadi karena jumlah kendaraan selalu bertambah dan tidak adanya pembatasan, baik dalam lama waktu kepemilikan atau jumlah kepemilikan atas kendaraan bermotor tersebut. Apalagi saat ini, memiliki kendaraan bermotor tergolong cukup mudah. Karena banyaknya tawaran-tawaran kendaraan bermotor lama dengan harga yang cukup terjangkau, maka pengguna kendaraan bermotor akan meningkat pesat. Sehingga hal itu akan menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan lalu lintas. Ada banyak kerugian yang akan ditimbulkan bila terjadi kemacetan di jalan raya. Salah satunya adalah bahan bakar yang harus terbuang sia-sia di jalan raya.

Kendaraan yang berjalan pelan akan menghabiskan banyak bahan bakar sia-sia. Selain dengan adanya kerugian bahan bakar yang terbuang sia-sia juga akan ada kerugian waktu. Waktu yang terbuang sia-sia di jalan raya akan menurunkan tingkat produktifitas manusia, dan dampaknya akan mengganggu aktivitas ekonomi yang ada dalam suatu negara.

Berdasarkan dari permasalahan tersebut, penulis berkeinginan atau memiliki sebuah gagasan untuk membangun sebuah sistem baru beserta sistem informasi yang berbasiskan web untuk mengaturnya. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemacetan serta mempermudah pemerintah dalam pengorganisiran kendaraan bermotor disuatu kota.
2.     Rumusan Masalah
Kemacetan lalu lintas merupakan masalah serius yang harus segera diatasi. Masalah yang akan dikaji dalam makalah ini adalah :
a. Bagaimana cara mengatasi masalah kemacetan tranportasi lalu lintas yang berupa kepadatan kendaraan bermotor di perkotaan?
b. Bagaimana cara membantu dan mempermudah pemerintah dalam pengorganisiran kendaraan bermotor di Indonesia?
3.     Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan paper ini adalah :
a.  Membangun suatu sistem baru berupa pemberian batas waktu kepemilikan suatu kendaraan bermotor di perkotaan.
b. Membangun suatu sistem informasi berbasis web yang dapat membantu proses pengorganisiran kendaraan bermotor di Indonesia.
4.     Pembahasan  
Dalam bagian pembahasan ini akan dibahas mengenai sebab-sebab terjadinya kemacetan transportasi lalu lintas yang ada diwilayah perkotaan akibat kepadatan kendaraan bermotor. Selain itu, menyelidiki tentang bagaimana cara untuk mengatasi kemacetan transportasi lalu lintas akibat padatnya kendaraan bermotor juga perlu dilakukan untuk menemukan solusi atas kemacetan transportasi lalu lintas yang terjadi di wilayah perkotaan karna faktor tersebut.
4.1.     Sebab-Sebab Padatnya Kendaraan Bermotor
Kemacetan transportasi lalu lintas merupakan suatu masalah yang sering terjadi di wilayah perkotaan. Salah satu faktor yang menjadi penyebab mengapa kemacetan transportasi lalu lintas itu bisa terjadi adalah padat dan tidak terkendalinya kendaraan bermotor dijalan. Adapun sebab-sebab padatnya kendaraan bermotor di perkotaan antara lain :
1.      Adanya jumlah kendaraan yang melebihi kapasitas jalan. Hal ini sering kali menjadi masalah yang ada di wilayah perkotaan. Kemacetan lalu lintas terjadi karena di kota sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Sehingga tidak heran bila kapasitas jalan yang ada di kota tidak bisa menampung semua kendaraan yang ada. Sehingga kemacetan pun tak bisa dihindari.
2.      Beralihnya masyarakat dari menggunakan transportasi umum ke transportasi pribadi. Adanya peralihan masyarakat dari menggunakan transportasi umum ke transportasi pribadi telah memberikan permasalahan baru bagi dunia lalu lintas. Mengapa hal itu terjadi, ada banyak faktor yang menyebabkan masyarakat lebih memilih menggunakan trasportasi pribadi. Diantaranya adalah karena menggunakan kendaraan pribadi dirasa lebih cepat dan murah. Kendaraan pribadi juga lebih mudah untuk menjangkau daerah tujuan dan Kendaraan pribadi saat ini dapat di miliki oleh siapapun dengan mudah. Namun demikian, ketika semua orang berusaha untuk beralih menggunakan transportasi pribadi. Tidak salah jika jalan-jalan yang ada saat ini menjadi padat dipenuhi oleh kendaraan-kendaraan pribadi.
3.      Mudahnya memiliki suatu kendaraan bermotor. Harga kendaraan bermotor dimulai dari sekala rendah hingga sekala besar (harga), biasanya untuk kendaraan bermotor bertipe lama memiliki harga kendaraan yang cukup murah. Lalu, seseorang dapat memiliki kendaraan bermotor dalam waktu yang lama, sebagai contoh, motor honda keluaran tahun 1990 masih dapat di miliki dan digunakan oleh seseorang. Oleh karena itu, memiliki suatu kendaraan bermotor relatif mudah di Indonesia dan bersifat tanpa batas waktu kepemilikan, terkhususnya di daerah perkotaan. Hal tersebut menyebabkan volume kendaraan menumpuk, dan menjadi salah satu sebab padatnya kendaraan bermotor di daerah perkotaan.

4.2.     Dampak Negatif Kemacetan lalu lintas di  Perkotaan

Masalah kemacetan lalu lintas diperkotaan telah banyak memberikan kerugian bagi berjalannya roda ekonomi suatu negara. Tak jarang masalah-masalah kemacetan ini selalu menjadi masalah yang menyulitkan pemerintah dalam suatu negara untuk membuat kebijakan mengenai lalu lintas. Ada beberapa macam dampak atau akibat yang ditimbulkan dari kemacetan transportasi lalu lintas, diantaranya yaitu :
1. Pemborosan bahan bakar kendaraan. Hal demikian dapat terjadi karena kendaraan yang berjalan pelan akan menyita banyak waktu dan energi.
2. Jalanan yang macet juga mudah menimbulkan polusi udara, karena pada kecepatan rendah konsumsi energi lebih tinggi, dan mesin tidak beroperasi pada kondisi yang optimal.
3. Akan mengganggu aktivitas ekonomi suatu perusahaan, misalnya aktivitas pengiriman barang.
4. Menggangu kendaraan Darurat. Seperti : Ambulan dan Pemadam Kebakaran pada saat waktu yang genting.
Masih ada banyak kerugian yang ditimbulkan dengan adanya kemacetan transportasi lalu lintas ini. Bahkan, ekonomi suatu negara bisa menjadi lumpuh gara-gara masalah kemacetan lalu lintas ini.

4.3.     Sistem Usulan Untuk Menanggulangi Kemacetan Transportasi Lalu Lintas

Segala upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah sebenarnya untuk mengurangi volume kendaraan yang ada dijalan raya. Namun apa daya karena jumlah kendaraan yang tiap hari tidak semakin berkurang membuat masalah kemacetan lalu lintas semakin sulit untuk diatasi. Oleh karena itu, penulis memberikan sebuah sistem usulan di bantu dengan sebuah sistem informasi untuk pengorganisiran kendaraan bermotor di daerah perkotaan, Berikut penjelasan sistem usulan tersebut : 
  • Sistem untuk membatasi lama kepemilikan kendaraan pribadi. Hal ini menjadi perlu dilakukan karena penyebab kemacetan adalah adanya banyak kendaraan pribadi yang menumpuk. Hal ini dikarenakan mudahnya orang memperoleh kendaraan pribadi. Jika sistem untuk membatasi waktu kepemilikan kendaraan pribadi ini dapat diterapkan, maka ini akan dapat menekan angka kemacetan transportasi lalu lintas di jalan raya.
  • Pembatasan kepemilikan kendaraan pribadi melalui lama kepemilikan suatu kendaraan berdasarkan jenis kendaraan (dalam tahun). Misal, untuk kepemilikan sepeda motor di batasi maksimal 7 tahun dari tahun motor tersebut diproduksi, setelah itu motor tersebut harus di kembalikan kepada pemerintah untuk diproduksi ulang. Hal tersebut diterapkan untuk setiap kendaraan bermotor yang di miliki oleh seseorang.
  • Pemerintah menjembatani antara perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang kendaraan bermotor dengan pengguna atau masyarakat. Sehingga, pembelian kendaraan bermotor lebih terkendali.
  • Membuat sistem informasi untuk pengorganisiran kendaraan bermotor berjangka waktu. Pembuatan sistem informasi tersebut bertujuan untuk membantu atau mempermudah pemerintah dalam pengorganisiran, sehingga pengorganisiran kendaraan bermotor lebih mudah dan bebas dari kesalahan. Sistem informasi tersebut mencatat data transaksi lengkap dan menentukan lama kendaraan bermotor dapat dimiliki berdasarkan sistem yang berlaku. Seorang admin (dari pemerintah) bertugas dalam mengelola sistem informasi tersebut. Sistem informasi tersebut dapat memberikan informasi kepada seseorang yang terdaftar dalam pembelian kendaraan bermotor,berupa lama kepemilikan suatu kendaraan bermotor. Dan tiap perusahaan yang menjual kendaraan bermotor harus menginputkan data pembeli dan unit yang di belinya kedalam sistem informasi.
 5.     Kesimpulan
Kemacetan trasportasi lalu lintas merupakan masalah yang semakin lama semakin kompleks di wilayah perkotaan. Salah satu faktor penyebab kemacetan tersebut adalah karena jumlah kendaraan yang beredar di jalan raya semakin bertambah setiap tahunnya, dalam hal ini jumlah kendaraan yang bertambah tidak terkontrol dan tidak di imbangin dengan berkurangnya suatu kepemilikan suatu kendaraan. Banyak cara yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi masalah kemacetan lalu lintas ini. Diantanya adalah dengan mengeluarkan kebijakan pembatasan kendaraan pribadi. Namun hal ini tidak juga mampu mengatasi masalah kemacetan lalu lintas. Oleh karena itu, sistem usulan ini bertujuan untuk dapat menanggulangi masalah kemacetan ini.

No comments:

Post a Comment